Tidak semua orang atau penghuni rumah bagaimana cara memasang kran air. Padahal, pengetahuan tersebut semestinya mampu dipahami oleh penghuni rumah, khususnya pemilik rumah. Mengapa begitu?
Hal ini untuk mengantisipasi apabila tidak ada ahli atau tukang profesional yang mampu memperbaiki kran air. Maka, mau tidak mau, Anda sebagai pemilik rumah harus mengetahui cara memasang kran air yang baik dan benar.
Akan tetapi, tidak semua pemilik rumah tahu cara memasangnya. Padahal jika mau membaca dan mencoba untuk menerapkannya, sangat mudah. Sebab, tidak akan memakan waktu yang lama.
Oleh karena itu, artikel di bawah ini memberikan informasi mengenai cara memasang kran air. Simak selengkapnya hanya di sini.
Cara Memasang Kran Air
Adapun cara memasang kran air yang benar dan langkah ini bisa Anda terapkan ketika tidak menemukan ahli atau tukang profesional.
1. Mematikan Aliran Air Terlebih Dahulu

Sumber: pexels.com
Hal pertama yang perlu Anda lakukan sebelum memasang kran air adalah mematikan aliran air terlebih dahulu. Cek pipa air, dan putar searah jarum jam. Pastikan bahwa air tidak sama sekali menetes sehingga Anda bisa memasang kran air.
2. Membersihkan Permukaan Kran
Kemudian, Anda bersihkan permukaan kran. Hal ini penting karena bisa jadi Anda tidak akan menyangka bahwa permukaan kran terdapat kotoran yang menempel. Sebab, ketika ada kotoran menempel maka menyebabkan kran air tidak bisa terpasang.
Baca Juga: 8 Jenis Kran Air yang Bisa Anda Gunakan di Rumah
3. Pasang Dempul Baru
Cara ini akan Anda lakukan ketika kran air yang Anda miliki tidak memiliki plat dudukan dan dudukan karet. Dempul berfungsi sebagai penguat dan penahan agar kran air tidak mudah terlepas dari permukaan. Selain itu, mampu menghindarkan diri dari kebocoran.
4. Pasang Plat Dudukan
Langkah selanjutnya adalah Anda memasang plat dudukan dengan benar dan rapi. Di era modern, sudah banyak kran air yang menyediakan petunjuk penggunaan di dalam kotak. Sehingga, memudahkan Anda dalam memasang kran air.
5. Pasang Cincin Penutup
Cek jenis kran air yang hendak Anda pasang. Jika kran tersebut menggunakan baut, kencangkanlah. Jangan lupa untuk menggunakan cincin penutup agar menguatkan posisi kran air. Periksa kembali mur dan baut yang hendak Anda pasang. Jangan sampai justru membuat kran air menjadi bocor.
6. Kembali Bersihkan Permukaan Kran Air

Sumber: pexels.com
Setelah memasang dempul, plat dudukan, cincin penutup dan kran air maka kembali bersihkan permukaan air. Pastinya masih ada kotoran yang menempel di permukaan. Cek kembali dudukan kran air, apakah sudah sesuai dan kencang. Jika belum, benahi ulang.
7. Selesai dan Nyalakan Pipa Air
Setelah Anda memasang semuanya maka langkah selanjutnya adalah coba untuk menyalakan pipa air. Anda bisa menguji seberapa kencang dan derasnya air. Kemudian, cek kran air apakah terjadi kebocoran atau tidak.

Sumber: pexels.com
Jika air tidak kencang dan deras, coba cek saluran airnya. Kemudian, jika masih ada kebocoran, matikan kran air dan ulangi langkah pertama sampai ketujuh.
Baca Juga: Apakah Fungsi Wastafel Hanya untuk Cuci Muka dan Tangan?
Cara-cara di atas dapat Anda praktekkan di rumah. Jika Anda pemula dalam memasang kran air, tenang saja. Tidak perlu terburu-buru. Usahakan Anda mengecek keseluruhan komponen dalam kran air. Pastikan kran air berfungsi dengan baik. Tidak mengalami kebocoran dan sejenisnya.
Akan tetapi, pastikan pula Anda memutuskan untuk membeli kran air dengan material terbaik sehingga menghasilkan air yang kencang. Kemudian, tidak mudah berkarat dan awet.
Ketika Anda telah mengetahui bagaimana cara memasang kran air, kini Anda tidak perlu khawatir untuk menerapkannya di rumah. Guna melengkapi kebutuhan wastafel Anda, kunjungi Onassis sebagai penyedia hardware terbaik di Indonesia.
Untuk mendapatkan promo dengan harga terbaik, langsung cek di official shop Onassis.

