Pintu merupakan komponen utama dalam sebuah bangunan serta sebagai jalur keluar masuknya penghuni rumah. Setiap pintu yang berada di rumah harus dibuat sesuai dengan ukuran dan postur penghuninya agar mudah dan nyaman digunakan. Kebanyakan orang Indonesia sendiri biasanya menggunakan bahan baku kayu untuk pintu dan jendela dirumahnya. Secara estetika memang pintu dan jendela kayu terlihat lebih elegan dan cocok diaplikasikan dalam desain rumah bergaya apapun.
Namun kekurangan dari pintu kayu adalah ukurannya yang bisa berubah-ubah seiring waktu. Pintu kayu bisa memuai dan menyusut karena perubahan cuaca. Pada saat cuaca panas, pintu akan memuai sehingga ukurannya bisa bertambah panjang. Sedangkan saat sedang dingin, ukuran pintu bisa menyusut. Hal ini mungkin terlihat sepele, namun jika dibiarkan terus menerus akan membuat pintu turun dan tidak bisa dibuka ataupun ditutup. Jika saat ini Anda menghadapi masalah pintu turun, Anda tidak perlu khawatir karena proses perbaikannya mudah, cepat, dan murah.
Penyebab Pintu Bisa Turun
Sebelum membahas tentang cara perbaiki pintu yang turun, Anda harus tahu apa saja penyebab terjadinya hal ini. Ada beberapa penyebab pintu turun, yang pertama yaitu pintu yang memuai. Seperti yang sudah dibahas diatas pintu kayu cenderung bisa berubah karena faktor perubahan cuaca yang ekstrem. Jadi pastikan untuk memilih kayu dengan kualitas yang bagus seperti kayu jati, ulin, merbau atau kamper untuk penggunaan jangka panjang yang lebih baik.
Lalu yang kedua yaitu engsel yang tidak kuat menahan beban pintu sehingga membuat pintu turun secara perlahan. Akibatnya pintu menjadi sulit dibuka dan ditutup, terutama jika Anda menggunakan pintu yang besar dan tinggi. Pastikan untuk menggunakan engsel yang sesuai dengan ukuran pintu. Penyebab lainnya bisa saja pemasangan komponen pintu yang tidak sejajar seperti engsel, handle pintu, atau kunci pintu sehingga membuat pintu tidak bisa ditutup/dibuka.

Cara Perbaiki Pintu yang Turun dengan Mudah
Cara memperbaiki pintu yang turun bisa dibilang cukup mudah dan Anda tidak membutuhkan banyak peralatan atau bahkan memanggil tukang. Meskipun begitu, pastikan untuk tetap berhati-hati agar tangan Anda tidak terjepit saat sedang melakukannya. Anda bisa mencoba beberapa cara perbaiki pintu yang turun dibawah ini.
1. Coba perbaiki engsel
Cara perbaiki pintu turun yang termudah yaitu dengan mengecek engsel apakah longgar dan tertaut dengan baik di kusen. Anda bisa mengencangkan sekrupnya dan pastikan engsel sejajar sehingga pintu dapat bergerak dengan lancar. Cobalah cara ini terlebih dulu sebelum mencoba cara lainnya, seringkali cara ini sudah cukup untuk memperbaiki pintu yang turun.
2. Periksa spacer dan hilangkan
Jika Anda melihat ada spacer, bisa jadi itu sumber masalah kenapa pintu Anda bisa turun. Spacer merupakan potongan baja tipis yang disisipkan di bawah salah satu daun engsel dan dirancang agar pintu lebih pas ke dalam kusen. Lepaskan engsel dan sekrupnya lalu lepaskan spacer-nya dan pasang kembali engsel. Setelah itu cek apakah pintu bisa dibuka dan ditutup dengan baik.
3. Periksa kondisi sekrup
Jika pintu terus turun meskipun engsel sudah dalam kondisi baik, cobalah periksa sekrup pada engsel pintu Anda. Ada beberapa kondisi yang membuat Anda harus mengganti sekrup. Pertama, jika sekrup sudah berkarat sehingga ulirnya telah habis, maka Anda perlu menggantinya dengan yang baru. Pastikan untuk memilih material sekrup anti karat. Kedua, sekrup juga perlu diganti saat ada bagian yang patah. Ketiga, lihat apakah lubang sekrup pada engsel longgar. Apabila longgar, Anda dapat menambahkan perangkat housing/fischer/rumah sekrup untuk menutupi ruang yang lebih. Sekrup yang terpasang dengan baik berfungsi untuk menarik engsel lebih dekat ke kusen pintu dan juga menarik seluruh daun pintu sehingga terangkat.
4. Bersihkan engsel pintu
Pastikan engsel pintu Anda bersih dari kotoran kecil yang menumpuk seperti debu, pasir, dan sebagainya. Meski terlihat sederhana, bagian silinder pada engsel bisa seret jika tidak dibersihkan secara berkala. Pergerakan pintu yang seret memang tidak secara langsung memengaruhi pintu yang turun. Namun jika dibiarkan berlarut-larut, kemungkinan engsel berkarat menjadi lebih cepat dan pemicu pada poin sebelumnya bisa datang kembali.
5. Pastikan kusen pintu sejajar
Periksalah apakah kusen pintu sejajar dengan dinding. Jika kusen pintu tidak sejajar, berarti Anda perlu mengatur ulang kusen atau menggunakan bahan penyangga seperti shims untuk menciptakan kesejajaran yang optimal. Shims adalah bahan stainless steel tipis yang dapat membantu menstabilkan pintu dengan menyediakan dukungan tambahan.
6. Periksa lantai rumah
Pintu yang turun juga bisa disebabkan karena lantai yang tidak rata. Periksa apakah lantai di bawah pintu datar atau tidak. Jika tidak rata, Anda mungkin harus menggunakan lapisan pelapis lantai atau menyesuaikan permukaan lantai untuk mengatasi masalah ini.
7. Pasang engsel baru
Engsel yang kurang berkualitas cenderung memiliki material yang mudah berkarat dan akan longgar seiring berjalannya waktu. Hal ini tentunya membuat engsel tidak lagi kuat dalam menahan beban pintu sehingga membuat pintu turun. Jika sudah seperti ini, cara perbaiki pintu yang turun terbaik adalah dengan mengganti engsel baru yang berkualitas. Salah satu rekomendasi untuk mencegah pintu turun dari Onassis yaitu dengan Engsel Pintu 432-2BB SUS 302 SS. Perangkat penting bagi pintu ini memiliki tinggi 4 inci, lebar 3 inci, dan tebal 2 mm. Untuk menggunakan engsel pintu jenis ini pastikan ukuran dan beban pintu Anda sesuai dengan kapasitas engsel.
Saat Anda dihadapkan dengan masalah pintu yang turun, jangan lupa untuk menerapkan beberapa cara mudah diatas tadi. Perlu diingat bahwa memilih komponen pintu terbaik dan berkualitas bisa menjadi cara paling efektif untuk mencegah pintu turun. Pastikan Anda mempercayakan Onassis untuk urusan pintu dan perlengkapan rumah pada umumnya.


