Salah satu teknologi terbaru yang banyak diterapkan di berbagai industri adalah face recognition. Contohnya: perbankan, universitas, rumah sakit, dan masih banyak lainnya. Akan tetapi, tahukah Anda bagaimana cara kerja face recognition yang telah diimplementasikan ke berbagai industri tersebut?
Tidak banyak yang tahu bahwa sebenarnya penggunaan face recognition sangat dibutuhkan pada saat ini. Sebab, keamanan tidak hanya berdasarkan password atau sidik jari melainkan juga memerlukan rekognisi wajah. Maka dari itu, sebaiknya Anda mengetahui cara kerjanya sehingga lebih maksimal dari segi keamanan kantor atau hunian Anda.
Untuk mengetahui lebih jelas tentang cara kerjanya, artikel di bawah ini mengupasnya hingga tuntas mulai dari pengertian hingga keuntungan face recognition dalam penggunaan door lock.
Pengertian Face Recognition
Secara umum, face recognition adalah teknologi pengenalan wajah dengan membandingkan data yang dimasukkan user pada data yang sudah tersimpan ke dalam akun tersebut. Fungsinya untuk memastikan pihak yang mengajukan permintaan akses adalah pengguna akun yang valid.
Cara Kerja Face Recognition

Adapun cara kerja face recognition secara umum adalah sebagai berikut:
A. Pengunggahan Citra Wajah Pertama
Tahap pertama yang dilakukan sistem adalah meminta pengguna untuk memasukkan data yang dibutuhkan. Pengguna akan berdiri di depan perangkat pemindai. Setelahnya, wajah pengguna akan diolah datanya oleh sistem.
Proses selanjutnya, pengguna akan mengikuti aturan sesuai petunjuk. Jika berjalan lancar, proses berikutnya akan menjadi lebih mudah.
- Proses Penjajaran
Dalam sub-tahap ini, sistem akan mendapatkan foto atau citra setelah posisi, sikap kepala, dan ukuran sudah sejajar. Ini adalah standarisasi data sehingga pengguna bisa mudah dikenali sistem.
- Proses Pengukuran
Sub-tahap kedua adalah sistem melakukan proses pengukuran setiap profil di wajah hingga skala sub-milimeter. Selain itu, membuat template wajah pengguna yang baru saja diunggah datanya.
- Proses Representasi
Terakhir, wajah pengguna telah menjadi angka, dan inilah yang menjadi panduan utama di database. Kode berupa angka merupakan representasi wajah pengguna di dalam sistem.
B. Unggah Citra Wajah Kedua
Tahap kedua sama seperti tahap pertama yaitu mengunggah data sesuai petunjuk pertama. Namun, dalam tahap kedua, pengguna akan mendapatkan kode unik sekaligus validitas data.
Dari dua data yang telah masuk ke dalam sistem maka akan muncul identitas yang lebih solid daripada yang tersimpan di database.
C. Proses Akurasi Data
Tahap ketiga adalah pencocokan sekaligus akurasi data. Dari dua data yang diunggah kemudian dicocokkan dengan data yang tersimpan di database. Tidak hanya data melainkan juga kode yang tersimpan.
Sebenarnya dalam tahap ini bukan langkah yang mudah. Namun, kehadiran AI dapat membuatnya lebih cepat dan singkat tanpa mengurangi tingkat akurasi data. Sehingga pencocokan dan validitas data dapat dipertanggungjawabkan.
D. Verifikasi dan Identifikasi Data
Tahap terakhir adalah verifikasi data. Jika keseluruhan data cocok, ini akan menjadi panduan utama pengenalan wajah oleh sistem kepada pengguna.
Verifikasi dilakukan dengan pencocokan data sehingga hanya pengguna yang terekam dalam sistem, yang bisa menggunakan layanan dan fitur tersebut. Ada beberapa notifikasi yang muncul. Mulai dari kata-kata kecocokan, atau persentase kemiripan data masukan dengan data yang telah terekam sebelumnya.
Keuntungan Face Recognition dalam Door Lock
Face recognition dalam door lock memiliki beberapa keuntungan yang di antaranya:
-
Jaminan Keamanan
Keuntungan pertama yaitu memastikan hanya orang yang telah terdaftar di sistem yang dapat membuka pintu. Ini mengurangi kemungkinan terjadinya pencurian atau kebocoran keamanan yang dapat terjadi jika kunci fisik hilang atau disalahgunakan.
-
Kemudahan Penggunaan
Sistem ini memungkinkan pengguna untuk membuka pintu hanya dengan menatap kamera. Ini sangat mudah digunakan dan lebih cepat daripada membuka pintu dengan kunci fisik.
-
Tidak Butuh Kunci Fisik
Dengan face recognition dalam door lock, Anda tidak perlu khawatir kehilangan kunci atau tidak bisa membuka pintu karena kunci rusak atau tertinggal di dalam rumah. Ini juga mengurangi biaya penggantian kunci fisik yang rusak atau hilang.
-
Kemampuan Mengelola Akses
Keuntungan keempat memungkinkan pemilik hunian untuk mengelola akses ke ruangan dengan lebih baik. Bahkan, pemilik dapat menambahkan atau menghapus pengguna dengan mudah dan membatasi akses ke ruangan tertentu sesuai dengan kebutuhan.
-
Rekam Jejak Penggunaan
Sistem ini dapat merekam jejak penggunaan yang memudahkan pemilik untuk melacak siapa yang membuka dan menutup pintu. Ini sangat berguna untuk keamanan dan pengawasan akses.
Setelah membaca keseluruhan artikel di atas, kebutuhan akan face recognition menjadi penting untuk keamanan hunian. Sebagai penyedia hardware untuk kebutuhan hunian, Onassis memiliki door lock yang telah dilengkapi face recognition.

X6 Pro adalah smart door lock dari Onassis yang dilengkapi teknologi tinggi. Akses keamanan mulai dari mengirimkan foto, fingerprint, password, hingga kartu. Dengan desainnya yang futuristik menjadikan X6 Pro sebagai smart door lock terbaik dari Onassis. Temukan kenyamanan dan keamanan hunian Anda bersama X6 Pro.

