3 Kesalahan Umum dalam Menentukan Lebar Pintu Standar

lebar pintu standar
lebar pintu standar

Tidak semua orang atau pemilik rumah memahami bagaimana meletakkan pintu rumah yang tepat. Sebab, cara meletakkannya pun terkadang tidak sesuai sehingga tidak tertutup rapat. Padahal, untuk pengaturan pintu, ada lebar pintu standar.

Akan tetapi, berapa lebar pintu yang standar? Hal tersebut yang tidak banyak diketahui para pemilik rumah dan bahkan Anda. Sebab, untuk pengaturan pintu, biasanya mereka akan meminta bantuan kepada ahli yang profesional. 

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda bisa membaca artikel ini hingga lengkap. Mulai dari kesalahan-kesalahan dalam menentukan ukuran lebar pintu standar hingga rekomendasi hardware yang tepat dan sesuai kebutuhan Anda.

Selengkapnya simak di sini.

Kesalahan-kesalahan dalam Menentukan Lebar Pintu

Ada beberapa kesalahan yang perlu Anda ketahui dalam menentukan lebar pintu, yaitu:

kunci pintu rumah minimalis

Sumber: pexels.com

a. Pintu Terlalu Sempit

Ketika pemilik rumah malah menempatkan pintu yang terlalu sempit maka ruangan menjadi terlalu sesak. Selain itu, karena sudah terlalu sesak maka membuat akses tidak mudah. Ini juga mempersulit kaum disabilitas, yang menggunakan kursi roda, untuk masuk rumah.

Bahkan, tak sekadar kursi roda melainkan juga furniture yang lain. Jika sudah begitu, Anda perlu atur ulang penempatan pintu.

b. Pintu Terlalu Lebar

Pintu terlalu sempit memang menjadi masalah. Namun, jangan salah bahwa pintu yang terlalu lebar juga membuat akses ruangan menjadi ribet. Sebab, yang terjadi malah boros ruang. Kemudian, ruang privasi menjadi tidak terkontrol.

Lalu, jika tidak begitu ahli dalam menempatkan pintu, akan mengganggu sirkulasi udara yang masuk ke dalam rumah.

c. Tidak Memperhatikan Fungsi Ruangan

Anda perlu menentukan apa sejatinya fungsi ruangan. Apakah untuk beristirahat, kerja, atau aktivitas lainnya. Sebab, dengan pengaturan lebar pintu yang tepat dapat mempermudah akses Anda di dalam melakukan aktivitas.

d. Mengabaikan Faktor Estetika

Hal terakhir yang tidak bisa diabaikan adalah faktor estetika. Apabila dari dua hal di atas (pintu terlalu lebar dan terlalu sempit) menjadi penghambat maka Anda sebenarnya mengabaikan faktor estetika.

Padahal tidak dapat dimungkiri bahwa adanya estetika membuat suasana ruangan menjadi lebih nyaman untuk ditinggali.

Cara Menghindari Kesalahan

Lalu, bagaimana cara menghindari kesalahan agar lebar pintu bisa sesuai standar? Ini triknya.

2 pintu modern

Sumber: pexels.com

a. Ukur dengan Cermat

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengukur dengan cermat dan teliti. Kenapa menjadi penting untuk dilakukan? Agar tidak ada kekeliruan sehingga pintu sesuai ukurannya. Untuk ukuran lebar pintu standar adalah 36 inci atau 91 cm. Sedangkan tingginya sekitar 203 cm atau 80 inci.

Jika pintu terlalu lebar atau sempit, fungsi ruangan tidak akan menjadi maksimal. Jika tidak maksimal, akan membuat ruangan tidak nyaman dan aman. 

b. Sesuaikan dengan Fungsi Ruangan

Hal kedua yang perlu dilakukan oleh Anda adalah menyesuaikan fungsi ruangan. Apabila berada di ruangan yang besar maka sebaiknya menempatkan pintu yang lebar. Namun, apabila berada di ruangan yang kecil maka sebaiknya menggunakan pintu yang tidak terlalu lebar. 

Jika mampu memaksimalkan fungsi ruangan dengan baik, penghuni yang tinggal di tempat tersebut akan menjadi aman dan nyaman. 

c. Amati Estetika

Setelah mengukur dengan cermat dan menyesuaikan fungsi ruangan, Anda perlu memahami estetika dari sebuah pintu. Alangkah lebih baik, jika Anda menaruh pintu depan, menggunakan gagang pintu yang elegan dan berkelas. 

Hal itu juga menunjukkan bahwa penghuni memiliki seni dan estetika yang baik. Keuntungan yang lain, Anda bahkan bisa menjual rumah tersebut dengan harga yang lebih baik mengingat hardware-hardware-nya berkualitas tinggi.

Ketika Anda memahami apa saja kesalahan-kesalahan dalam menentukan lebar pintu standar serta mengetahui cara menghindari kesalahannya, Anda bisa menerapkannya di dalam bisnis. Anda pun perlu menambahkan gagang pintu estetik.

Sebagai penyedia hardware terbaik di Indonesia, Onassis memberikan sejumlah rekomendasi hardware yang tepat untuk Anda. 

Rekomendasi Onassis untuk Handle Pintu Estetik

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa Onassis menyediakan Vagetti Series untuk gagang pintu biasa yang di antaranya adalah:

a. Lehman BL

tampak depan

Apabila Anda menginginkan gagang pintu yang menghadirkan kesan premium mulai dari bahan material, detail yang mumpuni hingga estetika tinggi maka Lehman BL menjadi pilihan yang tepat. 

Setiap lekukan hingga finishing-nya menandakan bahwa Lehman BL dibuat dan dikerjakan dengan sangat baik. Hal tersebut menjadikan Lehman BL sebagai gagang pintu yang extraordinary premium. Anda pun dapat menempatkan gagang pintu ini di ruangan indoor

b. Praha MT

tampak depan

Jika Anda menginginkan gagang pintu yang secara tampilan lebih sederhana, Praha MT adalah solusi terdepan. Hal ini dapat dilihat dari bentuknya yang sangat elegan, simple namun terlihat classy

Selain itu, bahan material yang ada di Praha MT merupakan pilihan terbaik sehingga tidak mudah karat dan tahan terhadap korosi. Satu hal yang menarik dari Praha MT adalah Onassis menyediakan garansi seumur hidup untuk mekanik lock mortise seri ini. 

c. La Pigne BL

Pigne All

Produk La Pigne BL dapat menjadi alternatif bagi Anda yang menginginkan gagang pintu dengan desain futuristik. La Pigne menghadirkan kenyamanan saat Anda membuka atau menutup pintu. Kemudian, tampilannya terlihat menarik dari jauh. Ini yang membuat konsumen mudah jatuh hati kepada gagang pintu ini. 

Selain itu, Anda dapat memilih dua warna yang tersedia. Kebutuhan untuk warna adalah persoalan selera. Namun yang pasti apapun warnanya tidak mengubah garansi keamanan dan kenyamanan yang dihadirkan dari La Pigne BL. 

Bersama Onassis, ciptakan keamanan dan kenyamanan saat berada di rumah. Ingin tahu lebih lengkap tentang peralatan rumah tangga dari Onassis? Temukan keindahannya dan kelengkapannya di official shop Onassis.