Kenali Cara Kerja Wireless CCTV Sebelum Memasangnya

wireless cctv
wireless cctv

CCTV atau Closed Circuit Television adalah alat yang menggunakan sinyal tertutup untuk merekam dan mengawasi suatu tempat. Tertutup berarti tidak semua orang memiliki akses untuk melihat rekaman tersebut seperti pada TV biasa. Alat ini seringkali dikaitkan dengan fungsi menjaga keamanan lingkungan di dalam maupun di luar ruangan. Bagaimana bisa? CCTV sudah dianggap sebagai “mata” yang selalu mengawasi objek atau sudut tertentu. Jenisnya pun sangat beragam tergantung pada kemampuan atau fitur yang dimilikinya. Salah satu jenis yang paling banyak digunakan adalah wireless CCTV atau CCTV tanpa kabel. Sebelum beralih ke wireless CCTV, perhatikan cara kerjanya berikut ini.

Manfaat yang Didapatkan

1. Lebih mudah menjangkau sudut sulit atau tempat tersembunyi

Sesuai dengan namanya, CCTV jenis ini tidak membutuhkan kabel untuk bisa berfungsi. Sehingga sudut ruangan atau tempat yang tersembunyi pun dapat dijangkau. Selain itu, kemungkinan alat ini ditemukan dan dirusak oleh orang yang berniat jahat menjadi lebih kecil. Hal ini karena ukurannya yang relatif lebih kecil dibanding CCTV jenis lain sehingga lebih sulit dikenali.

2. Penataan yang lebih rapi

Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, alat pengawasan ini juga membuat urusan menjaga tampilan rumah atau ruangan tetap cantik tanpa banyak kabel yang menggantung. Begitu juga dengan perawatannya, Anda tidak perlu khawatir lagi adanya risiko kabel dirusak tikus atau siapapun.

3. Dapat diakses kapanpun dan di manapun

Karena berbasis gelombang radio dan internet, pengguna dapat mengakses rekaman kapanpun dan dimanapun Anda berada. Bahkan dengan rangkaian alat pendukung yang tepat, Anda dapat melihat rekaman pada hari tertentu tanpa bantuan teknisi.

Sumber: Freepik

Cara Kerja Wireless CCTV

Sebelum Anda beralih ke wireless CCTV, mari pahami dahulu cara kerjanya. Dari sini Anda juga akan melihat manfaatnya dengan lebih detail.

1. Tanpa kabel tapi butuh antena

CCTV nirkabel ini membutuhkan antena khusus yang akan menangkap sinyal radio melalui udara. Gelombang radio yang dapat diolah menjadi gambar dan video ini memiliki spektrum 2,4-5,8 GHz, bahkan 12 GHz. Dari gelombang ini, alat ini mampu mengawasi tempat hingga 15-30 meter. Pada beberapa jenis kamera bahkan mampu mencapai jarak 1.500 meter dengan alat bernama AV (Audio Visual). Menjadikannya alat dengan fungsi pengawasan yang lebih menyeluruh.

Antena akan mengirimkan gelombang atau sinyal radio yang akan diubah menjadi video digital. Pengubahannya dimulai ketika kamera CCTV mengirimkan gambar melalui sinyal radio. Kemudian diterima dalam bentuk rekaman oleh beberapa perangkat, termasuk DVR atau Digital Video Recorder. Lalu berlanjut pada mesin pengolah yang nantinya akan dikirimkan ke prosesor dan diubah menjadi video digital. Video tersebut bisa dilihat secara langsung atau disimpan dalam hardisk DVR terlebih dahulu.

2. Berbasis internet dan pengiriman data

Seperti yang telah disinggung diatas, alat ini menggunakan jaringan internet atau Wifi untuk mengolah dan mengirimkan data. Anda bisa menerima rekaman tersebut dalam bentuk tautan yang dikirimkan melalui email atau aplikasi pesan singkat lainnya. Pengiriman pesan real time terkait hal mencurigakan dapat membantu Anda melakukan tindakan yang tepat sesegera mungkin. Alat ini juga dapat diatur agar tidak hanya penghuni rumah yang sedang keluar, tapi penghuni dari dalam rumah juga. Mereka dapat mengamati langsung dari perangkat yang berbeda, misal smartphone atau tablet.

3. Hadir dengan kemampuan khusus

Dengan cara kerja yang hampir sama, CCTV nirkabel hadir dalam berbagai kemampuan khusus untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna. Diantaranya adalah wireless CCTV outdoor untuk kebutuhan keamanan lingkungan. CCTV indoor untuk kebutuhan keamanan pada hampir semua jenis ruangan. Lalu ada jenis night vision yang tetap bisa mengirimkan video meski cahaya tidak banyak, misal saat malam hari. Sedangkan untuk area yang tidak memiliki cahaya sama sekali, CCTV infra merah tetap berfungsi dengan output video yang khas.

4. Pemasangan dan perawatan

Pemasangan wireless CCTV juga tidak sulit karena tidak harus mengulur kabel panjang. Anda atau pihak penyedia CCTV hanya tinggal memasang perangkat pada tempat yang diinginkan. Kemudian mengatur ulang antena agar memiliki saluran (channel) yang sama dengan perangkat pengolah gambar video. Anda dapat memilih menggunakan 4 channel atau 8 channel. Semakin banyak channel yang digunakan, maka semakin luas pula jangkauannya.

Sedangkan untuk perawatannya, Anda hanya tinggal membersihkan perangkatnya secara berkala. Selain menjaga kualitas kamera tetap bersih, Anda juga perlu mengecek komponen dan pengaturan antar perangkat. Pencadangan rekaman pada perangkat tambahan juga diperlukan ketika hardisk DVR mulai penuh. Setiap 1 kamera setidaknya membutuhkan 128 GB memori untuk 7 hari aktif. Jadi sesuaikan saja dengan kebutuhan Anda.

Sumber: Freepik

Sudahkah Anda paham mengapa hunian membutuhkan wireless CCTV? Tidak hanya gedung besar dan fasilitas publik, rumah Anda pun sangat perlu menggunakan CCTV. Jangan ragu untuk mengganti atau baru akan memasang CCTV varian wireless. Serahkan urusan produk CCTV berkualitas dan terpercaya kepada Onassis. Dengan varian outdoor dan indoor, Anda akan mendapatkan banyak kemudahan dalam hal keamanan hunian. Pastikan Anda mendapatkan produk yang asli dengan mengunjungi toko online Onassis sekarang juga.