Mau Beli Engsel Pintu? Kenali 8 Jenisnya Berikut

Dalam benak banyak orang, memilih pintu berkualitas dilihat dari kuatnya daun pintu dan indahnya handle pintu. Padahal ada satu komponen pintu yang tak boleh diremehkan, yaitu engsel pintu. Engsel adalah sendi yang menghubungkan furnitur dengan sistem bukaan agar berputar pada poros. Sehingga pada pintu, engsel pintu berfungsi sebagai penghubung antara daun pintu dengan kusen.

Biasa terbuat dari besi, engsel pintu memiliki jenis yang beragam dan memiliki fungsi khususnya masing-masing. Jenis engsel pintu yang dipilih akan menentukan cara kerja pintu secara keseluruhan. Anda perlu memperhatikan spesifikasi pintu yang akan dipasang dan menyesuaikannya dengan jenis engsel yang ada. Untuk mempermudah Anda menentukannya, di bawah ini adalah 8 jenis engsel pintu beserta fungsinya. Simak beberapa jenis dan rekomendasi produknya berikut ini. Ketahui juga rekomendasi produk engsel pintu pada akhir pembahasan.

1. Sendok

engsel pintu

Jenis pertama ini adalah engsel sendok, engsel dengan ukuran yang kecil dan bentuknya memang mirip dengan sendok. Penggunaannya cocok untuk furnitur bukaan dengan beban yang ringan, seperti kabinet, lemari, dan peti kecil.

Engsel sendok dibedakan menjadi 2 jenis berdasarkan fungsinya. Pertama, engsel sendok lurus yang membuat daun pintu berada di luar atau di depan rangka utama ketika ditutup. Jadi saat ditutup, daun pintu akan menutupi seluruh rangka utama bagian depan. Kedua, engsel sendok bengkok yang memungkinkan daun pintu sejajar dengan rangka utama ketika ditutup. Engsel ini akan memberikan kesan rapi karena potongan yang tidak menonjol seperti jenis engsel sendok sebelumnya.

2. Koboi

engsel pintu

Engsel koboi menggunakan per didalamnya sehingga sendi dapat menutup dan mmebuka tanpa tekanan atau ayunan kuat. Jenis ini sering Anda temukan pada pintu minimarket, restoran, dan beberapa tempat publik lain. Selain kemudahan menutup hanya dengan dorongan ringan, beberapa jenis engsel koboi juga memungkinkan daun pintu dapat digunakan dalam dua arah keluar dan ke dalam.

3. Panel

engsel pintu

Sumber: Pexels

Berikutnya ada engsel panel, engsel yang cocok untuk Anda yang berencana menggunakan daun pintu berbahan tebal. Engsel panel memiliki sendi dengan dua sisi bersudut dan berbahan tebal. Karena ketebalannya, engsel ini sering dipasang pada pintu yang menggunakan bahan berat seperti kayu jati dan beton. Dengan ukuran yang bervariasi dari 3-6 inci, Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan pintu rumah. Selama penggunaannya pun, engsel ini mudah dirawat dan dibersihkan.

4. Bubut

engsel pintu bubut

Jenis engsel yang cocok untuk pintu berat berikutnya, yaitu engsel bubut. Sendi pada engsel bubut sedikit unik karena terdiri dari tabung dengan lubang pada bagian tengah dan besi sendi sebagai pengisinya. Selain ukuran yang cukup besar dibanding engsel lain, engsel bubut juga terbuat dari besi yang lebih tebal. Dalam penggunaannya, Anda hanya perlu memberikan pelumas secara berkala agar sendi tetap berfungsi dengan baik.

5. Piano

engsel pintu jenis

Selanjutnya ada engsel piano, jenis yang dahulu sering digunakan pada tutup piano, namun sekarang penggunaannya sudah lebih umum. Engsel piano memiliki sendi yang kecil namun merata dari ujung ke ujung dari besi atau kuningan. Sehingga lebih fleksibel digunakan karena dapat mengikuti panjang daun pintu dan rangkanya. Hal ini memungkinkan pintu membagikan bebannya secara merata, sehingga baik engsel maupun daun pintu dengan berat ringan hingga sedang dapat lebih tahan lama.

6. Gudang

engsel pintu gudang

Sesuai dengan namanya, engsel jenis ini memang sering dipasang pada pintu gudang atau pagar. Bentuknya khas seperti huruf T sebelum dipasang. Kemudian saat dipasang pada pintu, kedua sisi sayap engsel akan menempel pada masing-masing daun pintu dan rangkanya di bagian luar. Sayap engsel yang panjang ini memungkinkan Anda menghubungkan bukaan pintu serta rangka yang berat.

7. Patron

engsel pintu

Selain engsel T di atas, ada juga jenis engsel H karena bentuknya yang seperti huruf H. Disebut juga sebagai engsel patron, jenis ini lebih mudah dilepas pasang sehingga cocok untuk jendela atau pintu rumah yang ringan. Bahkan banyak juga yang memasangnya pada furnitur bukaan portable dengan kemungkinan dibongkar atau dipindah yang cukup besar.

8. Kupu-Kupu

Terakhir adalah jenis engsel kupu-kupu yang memiliki bentuk menyerupai sayap kupu-kupu. Sendi diantara kedua sayap relatif kecil sehingga lebih cocok digunakan untuk bukaan yang ringan, seperti pintu alumunium, lemari besar, dan sebagainya. Untuk bagian sayapnya pun dilengkapi dengan beberapa lubang sekrup yang jumlahnya disesuaikan dengan ukuran engsel. Bahan besi yang digunakan juga lebih tipis dibanding engsel jenis lain.

Memilih engsel pintu harus sesuai dengan jenis daun pintu yang diinginkan untuk dipasang. Mulai dari tinggi dan lebar pintu, bahan dasar daun pintu, penempatan pintu, hingga beratnya akan memengaruhi jenis engsel apa yang cocok digunakan. Selain memilih jenis yang sesuai dengan kebutuhan, pertimbangkan juga tips dan trik perawatannya. Musuh paling umum bagi engsel, terutama berbahan besi adalah karat dan debu yang menumpuk. Dengan perawatan yang benar, seluruh komponen pintu bisa digunakan dalam jangka panjang.

engsel pintu

Engsel pintu Onassis menjadi salah satu produk yang banyak direkomendasikan. Hadir dalam jenis engsel panel, Onassis menawarkan berbagai ukuran engsel berbahan stainless steel. Hanya dalam satu toko official, Anda dapat memenuhi kebutuhan engsel untuk beberapa ukuran pintu sekaligus. Tidak hanya itu, perlengkapan Door Hardware Anda yang lain juga bisa didapatkan di sini. Temukan lebih banyak pilihan produknya dengan mengunjungi Onassis pada tautan ini.